Empat Negara Asia Yang Menjadi Pelopor Penggunaan Obat Herbal

Empat Negara Asia Yang Menjadi Pelopor Penggunaan Obat Herbal

  1. Tiongkok

Pengobatan tradisional Tiongkok yang dikenal dengan istilah TCM (Traditional Chinese medicine) menjadi pelopor perkembangan kemajuan pengobatan herbal di dunia. Dalam praktiknya, sistem pengobatan Tiongkok menggabungkan berbagaimacam teknin, yaitu herbal, olah energi dan napas (taichi chikung), serta terapi fisik (akupunktur, akupressure, dan shiatsu).

Metode penyembuhan Tiongkok mengedepankan prinsip keseimbangan alam, sehingga obat obatan yang digunakan sepenuhnya berasal dari alam. Selain itu, metode pengobatan Tiongkok berkaitan dengan jing (substansi dari esensial kehidupan), qi (energi vital), dan xue (darah). Jing merupakan substansi esensial yang terdapat dalam ginjal sebagai penyusun energi. Qi adalah energi yang menyusun tubuh manusia dan menompang segala aktivitasnya. Sedangkan, xue (darah) adalah zat

Konsep qi jugaberpatokan pada prinsip keseimbangan energi yin dan yang. Ketidakseimbangan antara yin dan yang merupakan dasar dari munculnya berbagai penyakit. Salin konsep yin  dan yang, dikenal juga istilan U Sing, yaitu penggambaran kehidupan manusia yang disimbolkan menjadi kayu, api, tanah, logam, dan air. Dan, ketidakseimbangan terhadap alam bisa menyebapkan timbulnya berbagai penyakit pada manusia.

  1. India

Pengobatan di India terkenal dengan sebutan ayurveda, yaitu sistem gaya hidup holistik (menyeluruh) yang memuat tuntutan tentang pengaturan makan, olah tubuh, waktu beristirahat, serta beraktivitas agar tercapai keseimbangan tubuh, pikiran, dan jiwa. Ayurveda tidak hanya sistem pengobatan, melainkan gaya hidup yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Bahan tanaman yang digunakan sebagai obat sangat beragam, misalnya mengkudu (Morinda Citrifolia), senna (Cassia Angustifolia), dan delima (Punica Granatum). Sistem pengobatan herbal india turut mengilhami berkembangnya pengobatan herbal tradisional di beberapa negara asia, termasuk indonesia.

  1. Arab

sistem pengobatan masyarakat timur tengah tidak terlepas dari keyakinan (agama) islam, yang melahirkan kaidah pengobatan thibbun nabawiy, yaitu sistem pengobatan yang menitikberatkan pada usaha pencegahan, pengobatan, dan perawatan tubuh secara menyeluruh. Pengobatan ini dikenal dengan sebutan thibbun nabawiy al-wiqa’i (pengobatan cara Nabi yang bersifat pencegahan).

Kaidah-kaidah menjaga kesehatan tubuh manusia, yang dijelaskan oleh kitab suci umat Muslim (al-Qur’an) dan hadits (perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad Saw.) dapat dibagi menjadi tiga hal, yaitu:

  • Menjaga kesehatan dan kondisi tubuh agar selalu optimal
  • Petuah tentang pentingnya menjaga tubuh, serta
  • Menghindari zat-zat yang dapat merusak tubuh.
  1. Korea

korea juga disebut dengan negeri ginseng karena di negara tersebut gingseng menjadi ikon obat tradisional mereka. Jenis tanaman ginseng telah diteliti sampai taraf ilmiah, sehingga tanaman tersebut memiliki standarisasi mutu dan dosis yang telah dipatenkan. Namun, metode pengobatan Korea tidak terlepas dari pengaruh Tiongkok dan India. KOM (Korean oriental medicine) adalah sistem pengobatan tradisional korea, atau disebut dengan sistem pengobatan hangbang. Gingseng tidak hanya dimanfaatkan di Korea, namun di seluruh dunia (termasuk indonesia). Gingseng telah dimanfaatkan sebagai sarana pemeliharaan dan pengobatan terhadap serangan penyakit. Umumnya, gingseng dipakai sebagai penawar racun dan memperbaiki stamina kaum pria.

Selanjutnya > Sejarah dan Perkembangan Pengobatan Herbal di Indonesia

Editor : Didin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *