Manfaat Temulawak

6. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza)

termasuk ke dalam famili tumbuhan Zingiberaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama lain koneng gede, temu labak, tommo, dan korbanga. Bagian yang digunakan untuk herbal adalah rimpang temulawak. Tumbuhan ini kaya akan kandungan kimia. Kandungan di dalam temulawak yang sudah. diketahui adalah minyak atsiri, xanthorizol, germaken, isofuranogermakren, trisiklin, turmerol, kurkumin, desmetoksokurkumin, zat tepung, kamfer, glikosida, dan 1-sikloisoprenmyrsen.

Dalam farmakologi Tiongkok dan pengobatan tradisional lain, disebutkan bahwa temulawak memiliki sifat antisembelit, acnevulgaris, antiinilamasi, antihepatotoksik, laktagoga, kolagoga, tonikum, diuretik, fungistatik, bakteriostatik, serta menghambat agregasi trombosit.

Tanaman herbal temulawak mempunyai beberapa khasiat dan manfaat. Namun, apabila mempunyai alergi maupun kontraindikasi dalarn penggunaannya, maka dapat berkonsultasi dahulu dengan dokter ataupun herbalis yang berkompeten. Khasiat dan manfaat dari temulawak adalah guna mengatasi beberapa penyakit berikut.

 

  1. Hepatitis

Haluskan rimpang temulawak kering menggunakan mesin blender dan masukkan ke dalam cangkang kapsul ukuran 500 mg. Kemudian, minum kapsul 3 kali dalam sehari, per konsumsinya 2-3 kapsul.

 

  1. Nyeri Sendi dan Tulang (Arthritis dan RematiK)

Ambil beberapa potong temulawak kering, kemudian haluskan memakai mesin blender. Setelah tercampur menjadi serbuk, ambil 1 sendok makan serbuk temulawak, setelahnya seduh dengan air panas dan tambahkan 1 sendok makan madu. Minum ramuan tersebut 2 kali sehari, yaitu saat pagi dan sore.

 

  1. Cholelitiasis (Batu Kandung Empedu) .

Haluskan rimpang temulawak kering memakai mesin blender. Setelahnya, masukkan ke dalam cangkang kapsul yang berukuran 500 mg. Kemudian, minum sehari 3 kali, per konsumsinya 2 kapsul.

 

  1. Sakit Mag

Cuci rimpang temulawak segar yang seukuran satu ruas jari memakai air yang mengalir. Kemudian, potong tipis-tipis dan rebus menggunakan 1,5 gelas air hingga mendidih. Setelah dingin, saring dan tambahkan 1 sendok makan madu. Minum 2 kali sehari, yaitu saat pagi dan sore.

 

  1. Cholesistitis (Radang Kandung Empedu)

Haluskan rimpang temulawak kering memakai mesin blender. Lalu, masukkan ke dalam cangkang kapsul yang berukuran 500 mg. Kemudian, minum sehari 3 kali, per konsumsinya satu kapsul.

 

  1. Premenstrual Syndrome ( PMS)

Cuci rimpang temulawak segar yang seukuran satu ruas jari memakai air yang mengalir. Lalu, potong tipis-tipis temulawak tersebut serta tambahkan dengan 3 biji asam jawa. Setelahnya, rebus menggunakan air sebanyak 2 gelas hingga mendidih. Setelah dingin, segera saring dan tambahkan 1 sendok madu. Minum ramuan dua kali sehari, yaitu saat pagi dan sore.

 

  1. Sariawan

Cuci rimpang temulawak yang seukuran satu ruas jari memakai air yang mengalir. Kemudian, potong-potong rimpang tersebut serta tambahkan 3 biji buah asam dan 1 sendok makan gula aren. Setelah itu, rebus menggunakan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas saja. Setelah ramuan dingin, segera saring dan tambahkan 1 sendok makan madu. Minum ramuan tersebut 2 kali sehari, masing-masingnya 1 gelas.

 

  1. Sembelit

Cuci rimpang temulawak yang seukuran satu ruas jari memakai air yang mengalir. Kemudian, masukkan rimpang temulawak dan setengah gelas air matang ke dalam blender. Setelah halus, peras menggunakan penyaring. Dan, minum airnya 2 kali dalam sehari, yaitu saat pagi dan sore.

 

  1. Memperlancar ASI

Haluskan rimpang temulawak kering memakai mesin blender Setelahnya, masukkan ke dalam cangkang kapsul yang berukuran 500 mg. Kemudian, minum kapsul 3 kali dalam sehari, per konsumsinya 1 kapsul.

 

7.  Jambu Biji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *