Penggolongan Obat Herbal

Herbal tradisional dapat dikategorikan sebagai obat yang aman apabila telah diteliti melalui penelitian dalam waktu yang panjang, sehingga diketahui unsur zat aktif, efek farmakologis, dosis, efek samping, serta tingkat higienis produksinya. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengelompokkan tanaman herbal menjadi tiga, yaitu jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka.

  1. jamu

Jamu adalah ramuan yang terbuat dari bahan hewan, tumbuhan, atau campuran bahan tersebut yang secara turun-temulfun digunakan untuk pengobatan dan belum ada penelitian ilmiah guna mendapatkan bukti mengenai khasiatnya. Berikut adalah kriteria mengenai jamu:

  1. aman,
  2. klaim khasiat dibuktikan secara empiris, serta
  3. memenuhi persyaratan mutu.

 

 

 

  1. Obat Herbal Terstandar

 

Obat herbal terstandar adalah obat berbahan alam yang telah

diuji secara ilmiah (penelitian praklinik menggunakan hewan

uji), yang meliputi uji kha siat, manfaat, dan bahan baku. Kriteria

obat herbal terstandar antara lain:

  • aman, ‘
  • khasiatnya dapat dibuktikan secara ilmiah atau praklinik,
  • bahan baku yang digunakan telah mengalami standarisasi, serta
  • memenuhi persyaratan mutu.

 

  1. Fitofarmaka

Fitofarrnaka adalah obat yang berbahan dari alam serta telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji praklinis menggunakan hewan percobaan. Selain itu, iitofarmaka sudah melalui uji klinis pada manusia serta bahan baku dan produknya terstandarisasi melalui persyaratan yang berlaku. Syarat produk jenis fitofarmaka adalah:

  1. khasiatnya telah dibuktikan secara klinik,
  2. menggunakan bahan baku terstandar, serta
  3. memenuhi persyaratan mutu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *